You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kehadiran PLTS di Pulau Sebira Diapresiasi Warga
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kehadiran PLTS di Pulau Sebira Diapresiasi Warga

Warga Pulau Sebira, Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu mengapresiasi pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah setempat.

Masuknya PTLS menambah daya listrik PLTD yang sudah ada menjadi 24 jam

Pembangunan PLTS di Pulau Sebira ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan PLN.

Nurdin (55), salah seorang nelayan Pulau Sebira merasa sangat gembira dengan masuknya PLTS di wilayah ini. Berkat adanya PLTS, nelayan tidak perlu lagi membeli es batu untuk menyimpan ikan hasil tangkapan di laut.

Resmikan PLTS Sebira, Pemprov DKI Kolaborasi PLN Wujudkan Konektivitas Jaringan Kelistrikan di Wilayah Kepulauan

"Masuknya PTLS menambah daya listrik PLTD yang sudah ada menjadi 24 jam dan kita lebih aman menggunakan mesin pendingin untuk menyimpan ikan," ujarnya, Kamis (26/11). 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah membangun PLTS di Pulau Sebira. Tidak hanya memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi warga, keberadaan PLTS ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga. 

"Saya berharap ke depan PLN bisa mengembangkan program PLTS di semua pulau permukiman maupun pulau resort," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2219 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1173 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1094 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1090 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1052 personFakhrizal Fakhri